Tampilkan postingan dengan label danau indah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label danau indah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Februari 2017

Spotted Lake, Danau Tryphophobia

Ada fenomena unik serta spektakuler yang bisa Anda saksikan saat bertandang ke Kanada, yakni Danau Khiluk. Danau ini cukup populer lantaran permukaan airnya membuat pola bintik-bintik polkadot. Berada di kota Osoyoos, Kanada. Danau Khiluk yang lebih di kenal dengan nama Spotted Lake yang terdapat dibagian barat laut Osoyoos, British Columbia, Kanada. Danau ini mempunyai luas lebih kurang 38 hektar, serta airnya memiliki kandungan sekurang-kurangnya dua belas mineral. Salah satunya magnesium sulfat, sodium sulfat, serta kalsium dengan konsentrasi tertinggi di bumi. Ia juga mengandungi 8 mineral yang lain juga mengandungi kepekatan yang tinggi serta sebagian dosis kecil 4 mineral yang lain seperti Perak serta Titanium. Mineral dari danau itu juga sudah dipakai dalam pembuatan peluru untuk perang dunia 1. Sekurang-kurangnya ada 365 bulatan menghiasi keindahan danau dengan ukuran yang tidak sama. 


Saat musim panas tiba, beberapa besar air danau ini menguap serta meninggalkan beberapa kecil air di cekungan-cekungan bersama semua kandungan mineralnya. Mineral berikut yang membuahkan pola lingkaran berwarna-warni itu. Tiap-tiap th., warna air danau berubah-ubah sesuai sama tingkat konsentrasi magnesium sulfat di dalamnya. Sesudah tahu kekhasan ini, Danau Khiluk juga mulai dipadati oleh pengunjung yang penasaran menginginkan lihat dengan cara segera fenomena yang berlangsung di permukaan air danau, serta jadi tempat wisata menarik untuk wisatawan lokal ataupun mancanegara. 



Warga setempat yakin bila danau ini bertuah. Menurut mitos yang berkembang, Danau yang awalannya di kenal dengan nama Khiluk ini ampuh untuk therapy beragam penyakit serta dikira sebagai tempat suci serta sakral oleh orang-orang setempat. Oleh karenanya, banyak wilayah dari danau ini di pagar agar tak dirusak. Tetapi, hingga sekarang ini danau itu masihlah tertutup untuk umum. Beberapa orang yang menginginkan bertandang cuma dapat melihat keindahannya dari jalan raya. Namun ada pula pengunjung yang nekat turun untuk lihat pemandangan danau dari dekat. 

Plitvice Lake Surga di Kroasia

Danau Plitvice adalah satu diantara Situs Warisan Dunia UNESCO di Kroasia sebagai sisi dari Nacionalni Park Plitvicka Jezera atau dalam bhs Indonesia Taman Nasional Danau Plitvice. Menurut Wikipedia tempat ini yaitu taman nasional tertua di Eropa Tenggara serta taman nasional paling besar di Kroasia. 



Plitvice populer lantaran panorama danau jernih serta indah sewarna batu turqoise (pirus) yang dialiri rangkaian air terjun kecil. Bila diliat dari permukaan sesungguhnya danaunya sendiri terbagi dalam 16 buah danau yang terlihat menyatu. Danau-danau itu adalah pertemuan sebagian sungai kecil dan sungai-sungai bawah tanah. Keenambelas danau itu dipisahkan oleh sejenis bendungan yang terbentuk dengan cara alami dari endapan tanaman mati, lumut, ganggang, serta bakteri. 

Taman nasional ini didirikan pada th. 1949 serta terdapat di pegunungan karst yang menandai perbatasan Kroasia serta Bosnia-Herzegovina. Daerah di sekitaran Plitvice digunakan sebagai lokasi lindung yang terbentang seluas 73. 350 hektar). Di dalamnya hidup beruang, serigala, rusa, babi rimba, kelinci, ubah serta luak. Ada kian lebih 120 spesies burung yang juga menggantungkan keberlangsungan hidup pada ekosistem Taman Nasional Danau Plitvice. Oleh karena itu pemerintah memberlakukan ketentuan ketat untuk beberapa pengunjung tidak untuk buang sampah, mengambil serta mengakibatkan kerusakan website taman nasional. 



Daerah sekitaran taman nasional itu saat ini berkembang jadi lokasi pariwisata. Ada beberapa ratus hotel yang siap menyimpan beberapa wisatawan lokal ataupun asing. Namun lokasi taman nasional dimana danau Plitvice ada sendiri masihlah dilewatkan dalam keadaan aslinya. Walau infrastruktur dibagian dalam taman tidaklah terlalu mencukupi (mengingat pemerintah berupaya melindungi keaslian website), namun tempat ini sukses menarik 1. 200. 000 wisatawan tiap-tiap tahunnya. Taman nasional yang peroleh gelarnya sebagai Website Warisan Dunia pada th. 1979 ini bahkan juga populer di semua dunia.